Kerukunan
merupakan dambaan semua orang, namun untuk mewujudkan kerukunan tidaklah mudah,
karena adanya berbagai kepentingan. Berbagai kepentingan dapat memunculkan
konflik.
Menurut
Bapak K.H.R. Junaidi Jazuli, konflik yang paling membahayakan adalah konflik
yang dipicu oleh kepentingan keagamaan dan konflik kepentingan lain namun
dikemas dengan kemasan agama.
Faktor
penyebab konflik yang bernuansa agama dapat bersifat internal dan eksternal.
Faktor internal misalnya penyiaran agama, penodaan agama, dan penafsiran agama.
Sedangkan faktor eksternal meliputi pendirian rumah ibadah, lemahnya peran
pemerintah, social ekonomi, lemahnya pendidikan nasionalisme, gerakan agama
transnasional, fragmatisme media, dan pengaruh politik praktis.
Upaya
untuk mempersempit ruang konflik antara lain dengan :
1.
Menyadari
bahwa perbedaan adalah hal yang wajar dan justru harus dipandang sebagai
anugerah Tuhan.
2.
Harus
ada keseimbangan dalam semua kepentingan.
3.
Pendidikan
nasionalisme serta nilai-nilai Pancasila perlu ditingkatkan.
4.
Peningkatan
pemberdayaan PBB.
- GEMPAR -

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentarnya yang baik-baik ya. Jangan komen spam karena gak bakal dimunculin komennya. :)