Bukan Permusuhan dalam Perbedaan, Tetapi Persatuan dalam Perbedaan. #UnityForUs

Jumat, 27 April 2012

Kerukunan Umat Beragama Modal Hidup Berbangsa dan Bernegara


Kerukunan merupakan dambaan semua orang, namun untuk mewujudkan kerukunan tidaklah mudah, karena adanya berbagai kepentingan. Berbagai kepentingan dapat memunculkan konflik.
Menurut Bapak K.H.R. Junaidi Jazuli, konflik yang paling membahayakan adalah konflik yang dipicu oleh kepentingan keagamaan dan konflik kepentingan lain namun dikemas dengan kemasan agama.
Faktor penyebab konflik yang bernuansa agama dapat bersifat internal dan eksternal. Faktor internal misalnya penyiaran agama, penodaan agama, dan penafsiran agama. Sedangkan faktor eksternal meliputi pendirian rumah ibadah, lemahnya peran pemerintah, social ekonomi, lemahnya pendidikan nasionalisme, gerakan agama transnasional, fragmatisme media, dan pengaruh politik praktis.
Upaya untuk mempersempit ruang konflik antara lain dengan :
1.     Menyadari bahwa perbedaan adalah hal yang wajar dan justru harus dipandang sebagai anugerah Tuhan.
2.     Harus ada keseimbangan dalam semua kepentingan.
3.     Pendidikan nasionalisme serta nilai-nilai Pancasila perlu ditingkatkan.
4.     Peningkatan pemberdayaan PBB.
 - GEMPAR -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentarnya yang baik-baik ya. Jangan komen spam karena gak bakal dimunculin komennya. :)